Minggu, September 23, 2018

14 Tips Cepat Cara Mengemudii Mobil Matic

Loading...
cara-mengemudi-mobil-matic

    Setelah kamu membaca dan memperagakan cara mengemudi mobil, saatnya sekarang untuk belajar lebih mendalam lagi tentang mengemudikan kendaraan roda emapt ini. Jika kamu sudah bisa mengemudikan mobil dengan transmisi manual, akan cukup mudah untuk mempelajari mobil dengan transmisi otomatis, bahkan lebih simpel dari pada transmisi manual, tetapi kamu tetap harus belajar, karena akan cukup sulit bagi seseorang yang belum pernah mengemudikan mobil matic. Berikut ini tips nya untuk kamu agar lebih mudah memahami cara mengemudikan mobil matic, tapi sebelumnya kamu harus mengetahui Poin - Poin penting terkait dengan penggunaan transmisi Otomatis.

    Pertama kali diciptakannya mobil dengan transmisi otomatis di karenakan kemacetan di jalanan yang membuat pengemudi harus Stop And Go berulang - ulang dengan kecepatan rendah, yang membuat pengemudi harus menginjak kopling dan memindahkan tuas transmisi berulang kali yang menyebabkan badan cepat kelelahan sehingga para pabrikan otomotif menciptakan kendaraan dengan transmisi otomatis baik pada kendaraan roda dua dan roda empat. Hal ini bertujuan untuk mempermudah pengendara, karena hanya cukup mengatur pedal gas saja.

      • INGATT mobil dengan transmisi OTOMATIS harus lah tetap otomatis jangan membuat nya menjadi manual, kenapa? Karena kebanyakan mengendara mobil matic malahan membuat mobilnya menjadi manual, karena tetap memindahkan gigi seperti halnya pada mobil bertransmisi manual.

    • Ada beberepa mobil yang memiliki kemampuan untuk memperekonomis bahan bakar, ini gunanya untuk menghemat bahan bakar pada kendaraan matic.

      • Sekarang semua grade dan jenis mobil pasti menyediakan pilihan mobil yang menggunakan transmisi otomatis.

     • Komponen transmisi otomatis lebih mahal di bandingan dengan transmisi manual bahkan di salah satu kasus, jika ada komponen yang rusak harus dilakukan penggantian 1 unit tranmisi dengan harga kisaran 20 juta keatas.

     • Mobil dengan transmisi otomatis lebih hemat dalam perawatan dan tidak membutuhkan penggantian part, cukup hanya dengan mengganti Fluida atau Minyak Transmisinya setiap 4 tahun ( Berbeda - beda setiap jenis mobil ) berbeda dengan mobil dengan transmisi manual yang harus mengganti rutin Oli transmisinya setiap 1 - 2 tahun dan kampas koplingnya.

    Setelah kita membahas hal - hal penting tadi, selanjutnya kita akan mempelajari tips untuk mengemudikan mobil dengan transmisi otomatis yang aman, efisien, dan cepat.

1. Ketika Menghidupkan Mesin

    Hal yang pasti ketika kita akan menghidupkan mesin mobil pastikan tuas transmisi pada posisi Netral ( N ) atau Parkir ( P ), ini sangatlah penting karena jika tuas transmisi tidak pada posisi P atau N akan menyebabkan kendaraan ' loncat ', hal ini akan menyebabkan komponen pada transmisi rusak dan tentunya sangat berbahaya bagi kamu.

2. Jangan Langsung Jalan

    Setelah mesin kendaraan di hidupkan, kebiasan buruk yang sering dilakukan oleh para driver yaitu langsung memacu kendaraanya. Apalagi langsung memacu kendaraanya dengan kecepatan tinggi. Hal ini kuranglah tepat, karena akan berdampak pada konsumsi bahan bakar yang boros, mempercepat kerusakan komponen transmisi otomatis, tidak nyamannya saat berkendara. Oleh karena itu sebelum kamu menjalankan mobil matic, selalu pastikan mesin sudah pada suhu kerjanya kemudian pindahkan tuas transmisi pada setiap posisi, ini agar semua area pada gear transmisi terlumasi oleh Fluidanya, agar perpindahan gigi dapat terjadi dengan lembut, dan memperawet keausan komponen pada transmisi otomatis.

3. Stand By Pedal Rem

    Ketika kendaraan sudah melaju, kaki kamu jangan selalu pada pedal gas, karena jikan mobil matic sudah maju ketika pada kecepatan tertentu saat kamu tidak menginjak gas, laju kendaraan akan tetap stabil. Pada waktu tertentu seperti ketika di jalan yang ramai, stand by kan kaki kanan mu pada pedal rem, untuk menghindari salah injak pedal ketika ada sesuatu yang tak terduga terjadi di depan kamu, seperti seseorang yang tiba - tiba menyebrang , sehingga kaki kamu sudah siap untuk mengerem.

4. Gunakan Satu Kaki

   Berbeda denagan mobil bertransmisi manula yang mengunakan kedua kakinya ketika menjalankan kendaraannya, untuk mobil dengan transmisi otomatis kamu cukup gunkan satu kaki saja, hal ini juga untuk mengindari reflek salah injak pedal, dan tentunya membuat orang kaki kamu tidak lekas capek.

5. Tekan Pedal Rem

   Ketika kamu akan menjalnkan mobil pastikan kaki kamu menginjak secara penuh pedal rem. Saat kamu memindahkan tuas transmisi ke posisi N R P atau D janganlah lupa untuk menginjak pedal rem, hal ini bertujuan agar transmisi tidak tersentak yang menyebabkan merusak komponen transmisi dan membuat mobil melaju dengan mendadak, yang membahaykan bagi pengemudi dan sekitarnya.

6. Engine Break 

    Ketika perjalanan sudah di mulai tentunya kamu akan berkendara di jalan yang memiliki berbagai medan, seperti jalan yang lurus saja, berbelok, menanjak, turunan, bahkan dijalanan yang licin. Kamu harus pandai - pandai mengatur kecepatan mobil. Seperti ketika di jalanan yang agak curam dan cukup panjang  jangan hanya menggunakan rem kaki saja apalagi ketika tuas trasnmisi di posisi D4, ini akan menyebabkan rem panas dan menjadi keras karena di gunkan terus menerus. Cukup gunakan D2 agar pengereman mobil di bantu oleh engine break, jika jalan sangatlah curam dan berbatu jika di butuhkan pengereman lebih gunakan transmisi pada posisi D1 atau L.

7. Pilihlah Mode Pengoperasian Yang Sesuai

   Pada beberapa kendaraan di sedikan mode pengoperasian gunakanlah dengan bijak, ini berpengaruh pada konsumsi bahan bakar dan kenyamanan ketika kamu berkendara. Ketika di jalalanan kota yang padat dan macet gunakanlah mode pengoperasian ekonomis untuk menghemat bahan bakar. Transmisi akan memindahkan gigi secara otomatis pada RPM rendah sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat. Ketika kamu berkendara di jalan bebas hambatan saat dibutuhkan akselerasi dan kecepatan lebih maka gunakanlah mode Power, ini akan membuat gigi pada transmisi berpindah otomatis ketika RPM tinggi. Mode ini hampir sama dengan mode pengoperasian sport.

8. Pelajarilah Tuas Transmisi

    Ini hal yang sangt mendasar dan penting bagi kamu yang baru pertama kali mengendarai mobil dengan transmisi matic. Pelajarilah fungsi setiap posisi pada tuas transmisi, dan bagaimana cara penggunaanya, berikut ini setiap fungsinya :
   
    a. Kunci kontak hanya bisa di cabut saat tuas transmisi di posisi P
    b. Saat memindahkan posisi tuas transmisi ketika mesin mati harus membuka pengunci tuas
    c. Ketika tuas transmisi akan di posisi kan R saat mesin menyala harus injak Pedal rem dan membuka pengunci tuas
    d. Saat kendaraan berhenti selalu injak rem ketika akan memindahkan posisi tuas transmisi
    e. Mobil matic tidak moleh di dorong saat mesin mati ( di derek )
    f. Gunakan D3 D2 D1 hanya saat ingin menggunakan engine break, ingat jangan mebuat mobil matic kamu jadi mobil manual.
    g. Cukup kurangi kecepatan saat akan memindahkan gigi transmisi secara otomatis
    h.  D4 berarti perpindahan gigi secara otomatis dari gigi 1 - 2 - 3 - 4 secara bertahap sesuai mode dan injakan gas, D3 juga sama namun perpindahan gigi hanya maksimal pada gigi 3, begitu seterusnya sampai D1 yang hanya menggunakan Gigi kecepatan 1. 

    Inilah maksud dari tulisan saya yang mengingatkan kamu ' jangan buat mobil matic jadi manual ' pabrik sudah merancang kendaraan sedemikian rupa agar mudah untuk di gunkan, hanya gunakan posisi dibawah D4 atau yang lebih tinggi saat engine break. Kesalahan yang sering di lakukan iyalah ketika awal mulai jalan transmisi di posisikan ke l kemudian di pindah lagi dan seterusnya, bermaksud agar mobil lebi kencang, ini tidak perlu karena otomatis ketika tuas di posisi D4 transmisi sudah otomatis akan menurunkan gigi saat kamu memperlampat laju kendaraan, atau berakselerasi.

9. Tinggalkan Kendaraan Saat Tuas Pada Posisi P

    Hal ini cukup penting apalagi saat kendaraan kamu di parkir di posisi jalan yang agak turun atau menanjak, walaupun sudah ada rem tangan atau rem parkir, biasanya kurang cukup kuat untuk menahan kendaraan, untuk mobil manual pasti langsung di ganjel pada bagian roda nya. Pada mobil dengan trasnmisi otomatis kamu cukup menarik hand rem dan menetapkan tuas transmisi pada posisi P untuk membantu pengereman yang ditahan oleh Transmisi.

10. Mode Pengoperasian Manual

    Pada kendaraan menengah keatas, tentunya mobil yang harganya cukup sepektakuler memberikan fasilitas metode pengoperasian manual pada kendaraan yang bertransmisi otomatis. Hal ini dilakukan jika pengemudi ingin mengatur kecepatan sesuai keinginannya. Dalam pemindahan giginya sangat lah mudah hanyan dengan menindahkan tuas transmiai ke posisi M ( Manual ) dan secara otomatis transmisi akan berpindah pada posisi pengoperasian manual. Cara untuk memindahkan posisi pada transmisi hanya menarik tuas pada bawah setir yang bertanadakan + untuk menambah gigi dan - untuk mengurangi gigi percepatan pada transmisi.

   Hal yang harus diperhatikan ketika memindahkan gigi kamu harus tetap fokus pada pedal gas yang sedang kamu injak, berhati-hatilah karena kecepatan kendaraan sangat mempengaruhi pemindahan gigi saat mengendarai mobil matic.

Tips Cara Berkendara 

    Setelah kamu memahami beberapa hal di atas, maka kamu siap untu mengemudikan mobil matic kamu di jalan raya. Tentunya dijalan raya kamu akan menemui berbagai macam kondisi pengendaraan seperti jalan yang macet, jalan yang menanjak, jalan yang menurun, serta ketika kamu ingin menyalip kendaraan lain di depan kamu. Berikut ini cara imaji memeiliki beberapa tips untuk kamu berkenaan dengan hal di atas tadi, bacalah dengan seksama :


1. Akselerasi ( Menyalip )

    Berbeda dengan mobil bertransmisi manual ketika akan menyalip kendaraan di depannya cukup mengambil momentum yang tepat, atau dengan mengurangi gigi percepatan untuk mendapatkan akselerasi maksimal saat akan menyalip. Untuk mobil matic sama seperti mobil manual biasanya, namun bagaimana cara memindahkan giginya, apakah harus membuat mobil matic jadi manula dengan mengubah posisi tuas ke rasio terendah. Saya sudah membahasnya di atas tadi. 

    Kesalahpahaman pengemudi saat akan menyalip adalah memindahkan tuas ke posisi D3 atau lebih rendah saat akan menyalip untuk mendapatkan akselerasi, ini adalah cara yang salah dan tidak otomatis. Kemudian ketakutan saat menyalip karena beranggapan mobil matic tidak bertenaga saat posisi D4, ini keliru karena mobil matic akan tetap pada kecepatan konstan jika pedal gas di injak dengan perlahan.

     Jadi bagaimana caranya, walaupun tuas transmisi di posisi D4 mobil bisa menurunkan giginya ke gigi tiga atau yang lebih rendah dengan cepat agar mobil bertenaga dan dapat berakselerasi, cukup mudah kamu hanya perlu minginjak pedal gas secara tiba - tiba dengan injakan penuh atau setengahnya,maka otomatis gigi transmisi akan berpindah menjadi lebih rendah, layaknya mobil manual memindahkan giginya ketika akan menyalip. Tapi perlu di ingat hal ini membutuhkan waktu beberapa detik ketika transmiai otomatis mengurangu rasio gearnya, jadi carilah momentum yang tepat saat menyalip. Jangan kaget ketika mobil kamu meng-gerung, hal ini biasa karena seperti halnya mobil manual, ketika dari gigi contoh 4 ke 2 saat di pindahkan, maka akan meng gerung karena gigi 2 mendapatkan RPM yang lebih tinggi, untuk mobil bertransmisi otomatis sangatlah wajar dan tidak masalah.

2. Ketika akan menanjak

    Sama halnya dengan berakselerasi, ketika akan menanjak atur lah gas, usahakan kendaraan pada kecepatan rendah, ubah gigi transmisi ke posisi D2 atau lebih rendah, cukuplah injak gas secara perlahan kemudian aturlah kecepatan kendaraan, kenapa tidak di posisi gigi 4 kan nanti otomatis turun sendiri giginya ? ini di karenakan ketika di posisi D4 ECU hanya membaca dan memeberikan perintah ke transmisi untuk menambah kecepatan, sedangkan di tanjakan yang di butuhkan bukanlah kecepatan melainkan torsi yang besar, agar kendaraan bisa menanjak dengan lancar. Jika posisi transmisi tetap di D4 kemudian kamu injak gas dengan tiba - tiba, kemungkinan kendaraan akan mati atau berjalan dengan nyendat.

3. Ketika Di Turunan

    Saat berkendara pasti kamu akan menemukan jalan yang menurun, ketika saat menuruni jalan yang mengharuskan kamu mengurangi kecepatan jangan lah hanya menginjak pedal rem, manfaat kan lah engine break, pindahkan tuas transmisi ke posisi D2 bahkan L / D1 jika kamu ingin kendaraan kamu sangat pelan. Tapi ingat jangn membiarkan mesin berada pada RPM tinggi terlalu lama, atau nge gerung, karena efek dari engine break ini, dampak nya akan merusak setang piston, dan tentunya harus keluar biaya besar untuk memperbaikinya.

4. Ketika Di Jalan Macet

   Disinilah mobil bertransmisi otomatis sangat bermanfaat dan menguntungkan bagi pengemudi, di jalanan yang macet seperti di ibu kota tentunya pengendara hanya bisa memacu kendaraannya dibawah kecepatan 20 km/jam. Mobil matic tidak seribet mobil manual, yang harus pindah - pindah gigi dan injak kopling terus menerus. Ketika di jalan yang macet kamu cukup memainkan rem saja , dan injak gas cukup sedikit. Ketika kamu sedang berhenti untuk menunggu kendaraan yang di depan kamu maju, kamu tidak perlu menarik hand rem atau menginjak rem agar kendaraan tetap berhenti, tapi kamu cukup memindahkan tuas transmiai ke posisi P. Setelah kendaraan didepan kamu maju, baru kamu injak pedal rem dan kemudian  pindahkan tuas ke posisi D4 kemudian mainakan rem nya tidak perlu injak gas, maka mobil matic kamu akan melaku dengan pelan, jika perlu agak cepata main kan lah pedal gasnya.

    Itulah beberapa tips dari saya untuk mempermudah kamu dalam belajar mengemudi mobil bertansmisi manual, semoga lekas lancar mengendarainya dan bermanfaat.
loading...

Hanya seseorang yang ingin berbagi apa yang dia tahu dan kagumi, semoga bermanfaat untuk kita semua


EmoticonEmoticon