Sabtu, September 15, 2018

Cara Menggunakan Cylinder Bore Gauge Yang Cepat Dan Benar

Loading...


  Belajar Otomotif,Silinder bore gauge di gunakan untuk menentukan OS yang harus di lakukan,jadi fatal akibatnya jika salah dalam memperhitungkan berapa besar OS yang harus di lakukan,Walaupun kesalahannya hanya 1 mm itu sangat fatal,jadi anda harus teliti dalam melakukan pengukuran.Jadi perhatikan langkah-langkah nya cara menggunakan cylinder bore gauge.


CYLINDER BORE GAUGE

belajar-otomotif
Konstruksi 

  Cylinder Bore gauge adalah alat untuk mengukur diameter silinder, dengan ketelitian sampai 0,01 mm.Berguna untuk alat pelengkap untuk over houle,alat ini untuk mengidentifikasi Keovalan,ketirusan,dan untuk menentukan besar-kecilnya pengeboran silinder.Sahabat otomotif penggunaan Cylinder bore gauge wajib di kuasai ketika kamu lagi OH atau Ujian praktek,perhatikan langkah-langkah penggunaannya.


CARA PEMILIHAN REPLACEMENT ROD DAN WASHER

  1. Ukur diameter silinder dengan vernier caliper.
  2. Lihat angka di belakang koma, apakah lebih besar atau lebih kecil dari 0,5 mm.



Contoh :
• Bila hasil pengukuran = 52,30 mm    Maka anda memilih :
Replacement rod     = 50 mm
• Replacement washer  =  2 mm

• Bila hasil pengukuran = 52,70 mm
    Maka pilih lah.     :
• Replacement rod.     = 50 mm
• Replacement washer.  = 3 mm

  METODA PENGUKURAN DAN CARA MENGGUNAKAN CYLINDER BORE GAUGE

belajar--otomotif
   1. Ukur diameter silinder dengan vernier caliper. Pilihlah replacement rod dan washer yang sesuai, dan pasangkan pada silinder gauge. Bila hasil pengukuran diameter adalah 91,00 mm, gunakan replacement rod 90 mm dan replacement washer 1 mm.

  2. Set micrometer pada 91 mm (seperti penjumlahan replacement rod dan replacement washer), masukkan replacement rod dan measuring point ke dalam micrometer, dan dial gauge diset ke “0” dengan memasukan silinder bore gauge ke micrometer.
  
Baca juga :
• Cara Dan Prosedur Tune Up EFI Lengkap

   • Tips cara cepat = Saya dapatkan cara ini waktu lomba LKS di Nusawungu.Penyetelan angka '0' pada dial gauge dapat di lakukan di dalam silinder,dengan memasukan silinder bore gauge ke dalam silinder dengan kedalaman ± 0,5 cm,karena daerah bagian atas ± 1 cm dari permukaan block silinder tidak bergesekan langsung dengan piston sehingga ukurannya tidak berubah.

  3. Masukkan cylinder gauge pada posisi diagonal ke dalam silinder, gerakkan cylinder gauge sampai diperoleh hasil pembacaan terkecil. Bila hasil pembacaan adalah 0,08 mm sebelum “0”, berarti diameter silinder adalah 0,08 mm lebih besar dari 91 mm. Karena itu diameter silinder adalah 91,08 mm (91,00 + 0,08 mm).

  Pengukuran dilakukan pada 3 titik yaitu :
a. Titik Atas (TA) ,yaitu pengukuran dilakukan ± 1 cm di bawah permukaan blok silinder
b. Titik Tengah (TT) ,yaitu pengukuran di lakukan tepat ditengah-tengah kedalaman silinder.
c. Titik Bawah (TB) ,yaitu pengukuran di lakukan di bagian paling dasar silinder.

  Itulah bagai mana cara menggunakan silinder bore gauge,yang perlu anda ketahui sebelum melakukan Over Saize.Silahkan anda praktekan di sekolah tentunya dengan petunjuk dan bimbingan guru.Jika bermanfaat silahkan anda share artikel ini.
loading...

Hanya seseorang yang ingin berbagi apa yang dia tahu dan kagumi, semoga bermanfaat untuk kita semua


EmoticonEmoticon